PEMASANGAN INFUS

Apa itu pemasangan infus?

Pemasangan infus adalah tindakan memasukkan cairan, obat, atau nutrisi ke dalam tubuh melalui pembuluh darah vena menggunakan jarum atau kateter infus sesuai dengan kebutuhan pasien.

 

Hal-hal yang perlu diperhatikan selama pemasangan infus

  1. Lapor perawat apabila Anda merasa nyeri, bengkak, kemerahan, atau terasa dingin di sekitar lokasi pemasangan infus.
  2. Lokasi tusukan harus dipertahankan agar tetap bersih dan kering.
  3. Terjaga agar area tempat penusukan tidak ditekuk, terutama bila infus dipasang pada daerah persendian (misalnya siku).
  4. Apabila infus dipasang di tangan, usahakan tangan tidak terlalu banyak bergerak.
  5. Apabila cairan infus hampir habis, segera beri tahu petugas kesehatan.
  6. Apabila memakai infus pump atau syringe pump dan alat berbunyi, jangan mematikan alat sendiri. Segera panggil perawat.

 

Yang harus dilakukan selama pemasangan infus

  1. Lapor perawat apabila ada tanda dan gejala infeksi, misalnya nyeri, merah, bengkak, atau keluar cairan dari lokasi pemasangan.
  2. Lokasi tusukan harus dipertahankan dalam waktu 3 × 24 jam, kemudian dilakukan penggantian sesuai indikasi.
  3. Terjaga agar sampai kering (tidak terkena air) selama perawatan.
  4. Apabila perawat akan melakukan tindakan lain, informasikan bila terdapat keluhan pada infus.
  5. Apabila cairan infus hampir habis, segera beri tahu perawat.

 

Yang harus dihindari selama pemasangan infus

  1. Jangan melepas atau mencabut infus sendiri.
  2. Jangan menyentuh atau memegang area pemasangan infus dengan tangan yang tidak bersih.
  3. Jangan menekuk atau menarik selang infus.
  4. Jangan menggantung atau meletakkan benda pada selang infus.
  5. Jangan mengubah posisi atau kecepatan tetesan infus tanpa petunjuk petugas kesehatan.

 

Risiko yang mungkin terjadi pada pemasangan infus

Risiko yang dapat terjadi akibat pemasangan infus antara lain:

  • Nyeri pada daerah pemasangan.
  • Pembengkakan.
  • Kemerahan.
  • Perdarahan ringan.
  • Infeksi.
  • Cairan infus tidak masuk ke dalam pembuluh darah (infiltrasi).
  • Peradangan pembuluh darah (flebitis).

Segera laporkan kepada petugas kesehatan apabila muncul keluhan tersebut.

Need help? Chat with Us